beberapa tahun terakhir ini.
aku selalu menghabiskan waktu dirumah.
kalau ada teman yang ajakku main, aku ajak mereka kerumah.
kalau ada teman yang ajakku ngumpul, aku lebih suka rumah dijadikan basecamp

entah kenapa, aku lebih suka dirumah.
menghabiskan waktu bersama keluarga.
kalau ada acara keluarga, membosankan seperti apapun. aku ikut.
bukan berarti aku tidak punya teman, entah mengapa. aku menghindarinya.

walau terkadang, berada dirumah hanya untuk menatap wajah ibuku, atau ayahku yang sedang tidur.
mereka semakin tua.
aku buka kembali album-album foto lama yang mulai berdebu.
kita tertawa lepas dalam memori berbentuk gambar itu.

dan seiring berjalannya waktu, keakraban itu memudar.
kakakku sudah mulai suka menghabiskan waktu bersama pacarnya, atau teman kantornya.
dan adikku, sedang terjebak dengan asyiknya "kenakalan remaja"
keakraban itu kini hilang, bahkan kadang "dipaksakan"

kembali ke 2012. 
menurutku, ini adalah tahun terbaik untukku. 
menghabiskan waktu bersama keluarga. bahkan aku tidak malu untuk mencium tangan ibuku di depan teman-temanku.
bertahun-tahun tidak punya pacar, sama sekali tidak masuk dalam list "kesedihan" ku

malam ini, pergantian tahun 2012, menuju 2013
arti tahun baru bagiku...
menghabiskan waktuku dirumah.
bersama ayah dan ibuku.
bersama uban ayah dan ibuku
bersama keriput ayah dan ibuku
kita tertawa bersama.
merenung bersama.
bersyukur bersama.
karena sampai detik ini, kita masih hidup.
entah sampai kapan, ketika aku terjaga dari tidur... senyum mereka masih ada di pagi hariku.

Terimakasih Tuhan

kau berikanku nafas di tahun 2013, bukan untuk dirayakan secara berlebihan
melainkan untuk disyukuri dengan tangis haru.


"Gir, you are the most simple man that i ever seen"
"is that so?"
"yeah, lo bener-bener ga mau ribet ya jadi orang?"
"Hm..."

Dia memandang gue kecewa. sangat.
manusia yang dia kagumi selama ini ternyata sangat mengecewakan saat dikenal lebih dekat.
"Misal begini..." ucap gue memecah kesunyian.
"Apa?"

"Kalau misal ada cowo bencong, main sama cewe-cewe lesbian"
dia mengerutkan dahi.
"Trus dia menyukai salah satu salah satu cewe lesbi itu."
"Tapi dia merasa dia lesbi."
dia makin bingung. "kok gitu?"
"soalnya dia merasa dia cewe seutuhnya, jadinya kalo suka sama cewe, dia lesbi."

pembicaraan terhenti.
"Jadi menurutlu gimana? dia normal apa nggak?"
"em... di satu sisi dia normal sih, tapi pemikirannya ga normal."
"jadi normal apa nggak tuh?"
"em... menurut gue sih..."

"tapi bisa jadi solusi yang bagus dong untuk para bencong, pacarin aja lesbian biar dia bisa hidup normal."
"Eh? tapi kan..."
gue tersenyum. dia bete.
"Ah ribet. kenapa jadi ribet gini sih obrolannya..."

Gue masih tersenyum. dan berkata.

"Kalo bisa dibikin simple, kenapa milih yang ribet."


(banyakan mikir cepet tua)

"lo bukan orang yang paling simpel lagi sekarang..."
"Jadi?"
"lo penemu solusi atas kelangsungan hidup para bencong."
"Kak, nanti kalo kita ketemu kita main lagu Paramore - the only exception ya?" Pinta Mirna.
"Haha, oke oke. aku dengerin dulu ya lagunya."

Semua berubah, semua terlupakan

perkenalan yang cukup singkat, membawa hubungan ini ke jenjang untuk saling memahami satu sama lain.
tak perlu memiliki banyak alasan untuk menyukainya. semua yang terbaik sudah kulakukan.
pada dasarnya, semua yang ada dalam kehidupan ini akan berubah.
dan perlahan, tapi pasti. cepat atau lambat. akan terlupakan

tidak banyak cerita yang dapat kita lalui.
tidak banyak lagu yang dapat kita jadikan soundtrack kita.

cepat juga ya berlalu. kini kau telah tiada.
mengingat janji yang ku ucap untuk ibumu, yaitu mengunjungi keluargamu walau hanya sekedar "bermain"
tapi kini dalam keadaan, tidur dalam damaimu.
janji tetap janji

hari itu, rumahmu sepi. hanya ada nenek dan adikmu yang sedang asik dengan kegiatannya sembari mendengarkan radio.
aku disambut ramah, terimakasih.

dipersilahkan duduk sebagai tamu, cukup kaku mengingat seharusnya aku bisa lebih akrab dengan adikmu.
tidak banyak yang dapat dibicarakan. tiba-tiba, Radio itu melantunkan "Paramore - The only exception"

aku tersenyum, memandang fotomu yang masih menghiasi dinding rumahmu, sadar ini belum 40 hari berlalu.
dan melantunkan liriknya. dalam hati berucap "ayo kita nyanyikan bersama."

semua berubah, semua terlupakan
tidak lama lagi, semua akan berubah dan kau pun akan terlupakan
aku benci untuk mengatakannya, tapi itu pasti terjadi.
"Farewell, Mirna Kumalasari"

Bullying.
Siapa yang pernah dibullying?
Siapa yang pernah mem-bullying?

kita semua tau, itu adalah permasalahan terbesar yang ada di sekolah.
menurut gue, ini cukup berbahaya, setara dengan AIDS, memiliki luka mental yang "mungkin" tidak bisa disembuhkan.
Tapi lucunya, pihak pihak berwajib menutupinya seolah ini bukan masalah besar.
bersama SERRUM, gue diajak untuk berpartisipasi di PROJECT_OR melakukan pameran kampanye sosialisasi anti bullying. di IFI Salemba, pusat kebudayaan prancis

gue memilih karya video, dengan konsep.

Mendiamkan adalah salah satu tindakan bullying.
Pernahkah kamu berpikir ada 3 pihak yang terlibat di dalam proses bullying?
  1. pelaku
  2. Korban
  3. Orang yang mendiamkan itu terjadi
 Apapun alasannya, entah mendiamkan karena "takut" ataupun "tidak peduli" sadarkah kalau mendiamkan itu justru bisa menjadi pelaku maupun korban?
berapa banyak korban yang menjerit di dalam air matanya untuk meminta pertolongan, sementara kita hanya diam?
Video dibawah ini kurang lebih menyampaikan hal seperti itu, bisa dibilang semi-interaktif. karena tanpa sadar "kita" yang menontonnya adalah "orang yang mendiamkan" sehingga diakhir video diberikan beberapa text yang menyindir :)

so, do you still remains to silent?



tada, Video cover kedua sudah jadi.
kali ini vocalisnya cewe. namanya Shelly. karena vokalis yang pertama memiliki beberapa kesibukan yang tidak bisa ditolerir lagi. :)

sampai sekarang kita belum punya nama. jadi kalau ada yang mau memberi saran, monggo.
enjoy :D

 
don't forget to Subscribe yeah :D thanks
gue yakin kita semua memiliki mimpi dan cita-cita. itu pasti.
tapi seberapa banyak dari kita yang (mungkin) tak dapat menggapainya?
atau mungkin, menyerah?

you won't find it here, look another way.
you won't find it here, so try another day.
*dream theater - another day


intinya cuma satu, jangan menyerah.
kalau menyerah, kita kalah saat itu juga. :) seperti quotes dari film the billionaire..

contoh gue, dari dulu pengen banget jadi anak band. tetapi melihat industri musik saat ini sudah mementingkan pasar daripada kualitas, gue jadi males. tapi gue tetep pengen bermusik dan orang berapresiasi terhadap karya gue. walau kini gue sudah terbentur dengan dinding bernama kenyataan. umur gue udah 22. dan gue udah ga bisa main-main lagi. sementara kehidupan menuntut gue untuk melek.
ga perlu pusing-pusing, sekarang ada youtube, kalau dulu susah cari panggung atau label. sekarang? upload aja ke youtube.


you won't find it here, look another way.
you won't find it here, so try another day.
*dream theater - another day


teruslah berusaha.
daripada sekali gagal, lalu menyerah. hidup dengan dihantui penyesalan.

#promosi :P

Problematika itu tentatif. Tak satupun bisa memprediksi dan berkemas untuk menghadapinya.
Beberapa orang pernah terjatuh, air mata menghiasi wajahnya.
tangisan menjadi epilog dalam hidupnya.  aku tersenyum.

Beberapa berkata : "Gir, lo kok senyum-senyum? kok ketawain gue? gue lagi sedihhh!!"
aku tetap tersenyum,
dan berucap :

"Hidup bukan sekedar mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah.
Tapi kalau lo memang ingin diibaratkan seperti itu..."

"aku akan kalah, jika aku berhenti tersenyum :)"

c'mon baby, get your smile
"Gir, lo suka nyanyi?"
"Suka banget, tapi ga bisa-bisa. hehe"
"Hot spot McD kan 24 jam, gimana?"
"Emmm, terpaksa deh." Aku membanting setir ke arah salah satu tempat karaoke terdekat.

Estilo terparkir dengan mulus, aku melirik ke jam di bb.
jam 1 pagi, besok harus ngajar. Ah sekali-kali boleh lah. ucapku bergumam sendiri.
Aku akhirnya masuk, dengan wanita yang baru gue kenal kemarin.
"Refreshing dulu, sebelum nyari beasiswa. hehe" Kita masuk tanpa pikir panjang, wanita ini supel. Aku akui itu, sesuai dengan dugaanku ketika pertama kali kenal. "Ngerokok Gir?" Ujarnya membuyarkan lamunanku. "Nggak, santai aja :)"

Malam ini berbeda, sangat jauh melenceng dengan skejul yang sudah berbulan-bulan kurencanakan.
kami berbeda dunia. cuma itu yang bisa kusimpulkan. untung aja selera musik kita sama, kalaupun ada yang berbeda, kita sama-sama bisa mengikutinya.

"Goblok ya kita, haha." Ucapnya setelah karaoke selesai, if ain't got you menjadi lagu pentutup duet dadakan ini.
"Sekarang saatnya ke tujuan awal kita." Sugesti ku terhadap diri sendiri, sambil membuka laptop andalan. tapi sialnya, Hot Spot McD sedang trouble. Kita berpandangan, tersenyum. Lalu tertawa bersama. akhirnya segelas pepsi dan 1 tehbotol menjadi saksi kebodohan 2 orang yang sama-sama asing ini.

Jam sudah menunjukkan pukul 3 pagi, kita banyak berbincang. Berbagi cerita satu sama lain. Dan itu kita lakukan setelah semua yang terjadi. Semakin jauh perbincangan ini, semakin jauh jarak yang ku rasakan antara kita berdua. beda dunia, it's like Crocs and Swallow. it doesn't matter, kita bertemu memang untuk satu tujuan. beasiswa

dan hari ini, we've got nothing.
tapi ada rasa berbeda yang gue rasakan, dan itu bukan cinta.
"Thanks untuk hari ini." salam gue setelah telah sampai di kost-an dia.
"Sama-sama, Giri"

Gue tau, dia tidak merasakan apa-apa.
Karena dia (mungkin) telah terbiasa dengan kehidupan seperti ini.
Tapi yang gue rasa berbeda. Dia mengajarkan bagaimana menikmati sebuah hidup. Mengingatkan akan romansa hidup yang telah lama gue lupakan.
Refreshing itu penting
Tinggalkan semua peralatan perangmu, lihat ke belakang, banyak yang telah terlewatkan.
Nikmati sejenak tiap detik hidupmu,

Hiduplah sesuai dengan keyakinanmu .
Karena kau tidak akan pernah tahu, bagaimana dirimu telah memberikan arti untuk orang lain. sekecil apapun itu.

thanks, girl...



Acara tahunan ini bagi gue adalah yang paling gue tunggu.
dimana ada 18 panggung dalam satu tempat (J-expo Kemayoran). dan semuanya serentak bermain tanpa mengganggu satu sama lain. awesome!



Jakarta International Java Jazz Festival diproduksi oleh PT Java Festival Production.

Java Festival Production adalah perusahaan yang bergerak dalam memberikan terintegrasi kelas dunia hiburan musik & gaya hidup, bekerja sama dengan pemerintah, sektor swasta dan masyarakat, lokal maupun internasional, dalam hubungan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.

memiliki visi untuk diakui sebagai salah satu penyedia hiburan paling profesional di wilayah tersebut dengan program yang paling diakui untuk, inovasi kualitas dan dampak dalam mempromosikan perdamaian, lintas budaya sinergi dan pertumbuhan industri musik dan pariwisata.


kita bisa melihat banyak sekali artist yang luar biasa berkumpul. kalau di panggung biasa mereka jadi guest star yang ditunggu-tunggu banyak pemirsa, di JAVAJAZZ mereka semua diperlakukan sama. bisa kita bayangkan ketika TOMPI, GLENN FREDLY, MALIQ dan BLP manggung bersama di panggung yang berbeda, di hari yang sama, bahkan di jam yang sama !! hard to decide, dude. (JAVAJAZZ 2011)

sebuah harga yang worthed, bahkan lebih.
Apalagi di tahun 2012 ini, duo band favourite gue, depapepe. Kembali datang setelah beberapa bulan yang lalu tampil d javasoulnation. oh, damn. i think i have to go there (again).
so, ini recommended banget. :)

menurut gue, ini adalah satu-satunya event dimana gue bisa melepas penat akan rutinitas gue selama setahun terakhir. dan gue akan datang hari sabtu, 3 Maret 2012. see you there.



FYI, Javajazzfestival akan dimulai tanggal 2-4 Maret 2012. for more details, check http://www.javajazzfestival.com/

with dian, seseorang yang sangat baik sehingga gue bisa ada disini

Barry Likumahuwa Project, band yang gue pilih diantara tompi dan glenn

Me, (Fake) Santana, Dian and Panji

R u Ready for JAVAJAZZ 2012?
*brb, ada iklan Afika OREO
tidak ada yang bisa memungkiri dan menahan pesatnya perkembangan teknologi selama 10 tahun terakhir ini. kemunculan gadget-gadget mutakhir yang mengatasnamakan kemajuan dan berharap dapat mempermudah kehidupan manusia.

gue berfikir, itu tidak sepenuhnya benar.
seseorang pernah berkata :

agama tanpa ilmu itu kebodohan.
ilmu tanpa agama itu sombong.

tidak ada maksud tertentu, hanya sekedar mengungkapkan opini.
ya. opini antara harapan dan realitas yang terjadi.

banyak fitur-fitur yang (diharapkan) dapat mempermudah komunikasi kita terhadap sesama, lintas provinsi, pulau, bahkan benua.
seperti sms, telepon, chatting bahkan video call.
adakah seseorang disini yang mulai merasakan itu semua adalah silaturahmi semu?

boleh lah berpikir,
"sodara gue kan beda pulau gir, sah lah kalo gue ngucapin idul fitri via sms?"

oke, itu sah.
permasalahannya,
kenapa lo lakuin hal yang sama dengan tetangga lu?
bukankah tetangga adalah saudara yang paling dekat?
berapa orang yang mengirimkan ribuan kata mutiara untuk meminta maaf, tapi bahkan ga membaca dengan baik apa yang diketik?
berapa orang yang menerima ribuan kata mutiara dari seseorang, tapi hanya dilihat sekilas dan forward ke teman lainnya?

paradox


kemarin, gue ngajak temen-temen SMA gue untuk ngumpul.
for what? just seeing each other.
smile together, sharing 'bout everything.

kita duduk santai dengan hangatnya kopi, di LAWSON.
tempat yang cukup nyaman, 11-12 lah dengan sevel.

bedanya, sevel itu dari amerika. lawson dari jepang.
"banyak yang bisa ditemui disini, makanan-makanan jepang yang selama ini mungkin hanya kita bisa temui di dalam komik atau film-film jepang. hanya saja, tidak begitu banyak option yang dapat dipilih seperti LAWSON yang ada di jepang." kata dani.

beda dengan nongkrong.
gue lebih menganggap ini silaturahmi.

banyak yang dapat kita share, dani bercerita pengalaman dia menjadi atlit, bagaimana kehidupan di jepang, majunya negara brunei dan "same same different"-nya thailand. tidak begitu berbeda dengan Reka yang bercerita tentang suka dukanya menjadi desainer, atau cerita tentang fauzan yang baru saja kena batu ginjal.

kita mendapat banyak masukan satu sama lain, saling berbicara panjang walau latar belakang sangat berbeda. olahraga, desain, perbankan dan guru. bahkan gue ga dapat menjamin jika gue dapat ini semua dalam multiperson chat, or something else. passionnya ga dapet.


Dani dan Fauzan saling share solusi batu ginjal 




cuma bisa foto, ga ada duit #LOL


 orang waras, pake jas hujan padahal ga ujan


everybody loves to share.
gue tidak mengutuk teknologi, gue bahkan bersyukur. dengan teknologi gue dapat bertemu kembali dengan teman-teman yang tadinya gue berfikir tidak akan ketemu lagi.
gue ketemu dengan first love gue di facebook.
gue dapat meminta maaf dengan orang yang gue sakitin semasa SMP.
gue dapat info reunian dari sms
to much to tell.

tidak ada salah dengan kehadiran teknologi.
tidak ada salahnya keluar rumah untuk menyapa sekitar.
karena sampai kapanpun
tidak ada yang dapat menggantikan sebuah 'pertemuan'
silaturahmi yang hakiki



Many  things that have happened in my life.

memang, umurku baru menginjak 22 tahun.
terlalu tua untuk dibilang remaja, dan terlalu hijau untuk dibilang dewasa.
baru 4 menit yang lalu, ku menyaksikan "crazy little things called love"
film yang klise, tapi romansanya cukup untuk membuat mataku berkaca-kaca.

Banyak yang sudah terjadi.
bisa dibilang, sampai saat ini semua berakhir dengan kegagalan.
hingga akhirnya membuatku nyaris mati rasa.

ya, aku hampir kehilangan seluruh romansa dalam kehidupanku.

banyak mimpi yang telah terbuang,
dapat dikatakan, aku sudah membuat nyaris seluruh hidupku untuk "gagal"
aku selalu melakukan sesuatu yang akhirnya hanya membuang-buang uang dan tidak berguna.

ya, ingin sekali rasanya berkata seperti itu.
tapi, aku tak punya banyak waktu untuk terjatuh
dan aku terlalu lelah untuk mengeluh.

ini bukan akhir,
semua yang telah terjadi, Tuhan punya rencana.
mungkin sekarang yang terlihat aku hanya melakukan hal-hal bodoh yang tidak menghasilkan sesuatu yang berarti.

Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan umatnya.
aku bahkan tidak tahu akan menjadi apa nanti.
bukan tidak punya tujuan. hanya saja, aku ingin menjadi sesuatu yang diluar ekspektasi semua orang.
yang pasti, itu memiliki manfaat.

kalaupun pada akhirnya itu akan menjadi "kegagalan"
setidaknya aku telah berjuang sekuat tenaga,
dan melakukan tugas terakhirku,

merangkum semua kisah ini menjadi "cerita" yang akan menjadi satu pelajaran untuk generasi selanjutnya.
agar mereka tidak terjatuh di lubang yang sama.

itulah alasan mengapa aku menjadi   " G U R U "

Guru mutakhir dengan technology setingkat cyborg

jadi, jangan takut untuk gagal.
jadikanlah gagalmu sebuah manfaat.

tidak berarti sebuah Negara tanpa rakyat
tidak berarti sebuah Film tanpa penonton
tidak berarti sebuah Musisi tanpa fans yang mau mendengarkan
Tidak berarti sebuah keberhasilan tanpa kegagalan

jangan takut garing. #ea
everybody loves to laugh, but sometimes that jokes is not funny enough. and we called it crispy (RED: garing) tapi sesuatu yang garing itu harus ada agar eksistensi lucu itu tetap bergelora (apaan sih?)

but seriously, this is tips from me.
ketika kita sedang melucu atau membuat guyonan (hasek dah guyonan)
pahami situasi, ketika mereka tidak tertawa segera atasi suasana garing tersebut dengan tambahan kata : "hahaha.. gariiing"
insyaAllah, suasana akan cair dan panas dalam pun reda.
jika masih gagal, itu artinya anda tidak berbakat melucu a.k.a epicfail
ha...
ha...
ha...
garing...


tidak sedikit orang menggunakan kata "mata hati" untuk ungkapan mereka terhadap sesuatu yang abstrak. tapi abstrak sendiripun sebenarnya memiliki wujud. #ea
-inspirasi komik : One Piece-

"cinta adalah pertemuan,
perpisahan,
dan potongan kain transparan"
-Osorezan Revoir-

Terkadang, dan nyaris pasti,
kita sulit menerima adanya eksistensi perpisahan dalam hidup ini.
seperti sebuah kematian, sesuatu yang eksis tetapi kita hindari keberadaannya.
well, it's humane guys.

Tapi satu hal yang pasti, apapun yang terjadi hidup terus berputar
soon or late, we must be wise to face the reality

dan pertanyaannya? apakah perpisahan itu sesuatu yang buruk?
berapa  dari kita yang dapat menyadari hikmah dibalik sebuah perpisahan?

semakin berat hati kita untuk meninggalkan sesuatu,
yakinlah, semakin banyak cinta yang kita berikan untuk hal itu.

hari ini, gue bernostalgia.
mendatangi tempat yang cukup bersejarah untuk gue.
TK Al Furqon, Matraman.

Di TK ini gue belajar banyak hal, ini adalah tempat dimana gue dapat berdedikasi terhadap pekerjaan gue, sebagai guru.
yap, guru Tk.
Gue belajar bagaimana rasanya menghadapi puluhan mata berbinar ingin mendapatkan ilmu yang baru dalam hidupnya.
gue belajar bagaimana berinteraksi sesama rekan kerja.
gue belajar bagaimana cara menghadapi psiologi anak usia 3-5 tahun dalam belajar.
gue belajar bagaimana caranya menikmati pekerjaan yang gajinya yang bahkan tidak sampai setengah juta.
gue belajar mencintai itu semua.

2 tahun berlalu, gue mendapat feedback yang baik dari warga TK Al furqon.
mereka menghargai kerja keras yang gue rasa belum maksimal, karena terhalang oleh 'kuliah'
2 tahun berlalu, kehidupan memaksa gue untuk mencari nafkah yang lebih baik dari ini.
2 tahun berlalu, gue menghadapi kepala sekolah dan meminta restu untuk resign dari Tk.
Dan beliaupun mengucapkan selamat atas diterimanya gue di tempat yang baru,
SMAN 41.

tidak pernah hati gue merasa sesenang ini,
kerja baik-baik
dan resign baik-baik.
sama sekali tidak ada permasalahan selama 2 tahun terakhir.

tidak sampai gue keluar dari pintu,

"Pak Gereeee!!"
"Hei!!" respect gue membalas panggilan bodoh itu, ya entah kenapa nyaris 90% orang yang kenal gue ketika meneriaki nama gue, lafal huruf "I" menjadi "E"
"Pak Gere mau pulang ya?"
"Iya sayang, mau pulang..."
"Pak Gere rumahnya dimana?"

saat itu juga, gue pengen nangis,
entah kenapa, sesaat gue berpikir gue sangat egois.
karena segenggam materi, gue meninggalkan mata polos yang berbinar ini.
yang entah apakah akan gue dapatkan lagi di tempat mengajar yang baru.
Mata itu terus berbinar,
seolah, kita akan bertemu esok dan seterusnya.

6 bulan berlalu,
dan kini, gue berdiri disini lagi, Tk Alfurqon.
banyak pertanyaan berkeliaran di kepalaku.

Bagaimana respon mantan rekan kerjaku?
Bagaimana kabar anak-anak bodoh itu?
Apakah mereka  masih kenal sama gue?

ketika sadar, ternyata pertanyaannya cuma 3.

ketika gue masuk, gue sempet mengintip 1 kelas yang sedang diajar Alfan, senior gue di kampus, sekaligus pengganti gue.
"Eh, liaaat!! ada Pak Gereeeeee!!!" spontan, kelas itu gaduh.
Alfan pun panik karena murid-murid itu keluar kelas untuk mencium tangan gue.

"Pak Gereeeee!!" mereka masih inget gue.
"Bukan, aku Dadang...!!" gue mencoba berkilah
"Pak Gereeeee!!" mereka ga peduli.

Alfan pun menghampiri gue.
"Fan, imej ganteng gue masih melekat di hati mereka" sindir gue
"Tenang aja Gir, perlahan gue udah meracuni mereka dengan doktrin gue"

"Hai Pak Giri, apa kabar?" Bu Nana, kepala sekolah TK menyapa gue hangat.
Gue tersenyum dan nostalgia pun dimulai :)

                                              Alfan, guru pengganti sedang asik dengan bb huron-nya

                               Bu Nana sang kepala sekolah, baik hati ramah tamah tidak sombong dan hemat listrik
                                                                         murid-murid lugu yang bahkan ga tau kalo gue ga hapal nama mereka


                                              Senyum polos terlihat dari wajah tak berdosa itu, mereka tidak tahu sebentar lagi mereka akan dijual


"Gimana pan, ngajar di sini?"
"Bocah-bocah gila ini penghibur gue banget. hahaha"
Gue tersenyum.
Syukurlah, gue dapat berbagi kebahagiaan, walaupun awalnya pahit :)
Dan alhamdulillah, di SMA 41 pun gue mendapat sambutan hangat yang tidak kalah dari TK Al furqon.

berfikirlah dengan kepala dingin teman,
berpisah tidak terlalu buruk yang seperti kita pikirkan.
Entah berapa hal baik yang akan kita dapat ketika perpisahan itu terjadi.
nikmatilah perjalanan yang telah Tuhan siapkan untuk kita.
kerikil dalam hidup itu pasti ada, bahkan mungkin jurang.
tapi jangan terlalu dipikirkan. karena itu yang terbaik untuk kita, Dari Tuhan.
Perpisahan Itu harus dilakukan